Bisnis

LPEM UI Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,28 Persen pada Kuartal III 2026

UPBERITA.COM – Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional akan mencapai 5,28 persen secara tahunan pada kuartal III-2026. Proyeksi ini disusun berdasarkan berbagai indikator makroekonomi terkini yang memengaruhi stabilitas finansial di Indonesia.

Dalam laporan Indonesia Economic Outlook 2027, lembaga tersebut memaparkan bahwa angka estimasi pertumbuhan berada pada rentang 5,25 persen hingga 5,30 persen. Selain angka resmi, mereka juga memperkenalkan konsep pertumbuhan yang dirasakan langsung oleh masyarakat dengan estimasi sebesar 4,74 persen.

Ekonom LPEM FEB UI, Teuku Riefky, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengestimasikan tingkat pertumbuhan PDB resmi untuk triwulan III 2026 sebesar 5,28 persen (yoy), dengan rentang estimasi dari 5,25 persen (yoy) hingga 5,30 persen (yoy) saat menyampaikan laporan tersebut pada hari Rabu (4/11/2026).

Riefky menambahkan bahwa penggunaan dua jenis proyeksi ini dianalogikan seperti aplikasi cuaca yang membedakan antara suhu aktual dan suhu yang benar-benar dirasakan oleh individu. Langkah ini diambil agar pemangku kebijakan dapat melihat gambaran ekonomi yang lebih komprehensif.

Faktor Pendukung Pertumbuhan Ekonomi

Data yang menjadi pertimbangan proyeksi ini mencakup penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang berada di angka 117,8 pada kuartal III-2026, terutama pada kelompok rumah tangga berpenghasilan rendah. Selain itu, terdapat perlambatan pada sektor kredit konsumsi yang turun menjadi 5,22 persen dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 5,92 persen.

Meski demikian, aktivitas ekonomi nasional masih menunjukkan daya tahan yang ditopang oleh dua pilar utama yaitu:

  • Belanja pemerintah yang tumbuh signifikan sebesar 21,18 persen secara tahunan, mencapai nilai Rp1.004,5 triliun.
  • Realisasi investasi yang mencatatkan angka sebesar Rp528,7 triliun.

Ke depan, LPEM FEB UI memproyeksikan ekonomi Indonesia secara keseluruhan pada tahun 2026 akan mencapai 5,39 persen. Angka ini diperkirakan akan sedikit mengalami perlambatan menjadi 5,25 persen pada tahun 2027 mendatang.

Berita Terkait

Rupiah Menguat ke Level Rp 17.905 setelah Bank Indonesia Menaikkan BI Rate Menjadi 5,50 Persen

redaksi

Bank Indonesia Perketat Batas Pembelian Dolar AS per Juni 2026

redaksi

Rupiah Menguat ke Level Rp 17.913 Usai Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi

redaksi