Infotekno

WhatsApp Siapkan Fitur Baru untuk Permudah Transaksi Pengguna Android

UPBERITA.COM – WhatsApp tengah mengembangkan fitur terbaru bagi pengguna Android yang memungkinkan penyimpanan detail pembayaran serta alamat pengiriman untuk mempermudah proses transaksi. Pembaruan ini ditemukan melalui menu Payments pada WhatsApp beta versi 2.26.43.7 yang dirilis pada Kamis (29/10/2026).

Fitur ini dirancang untuk mengintegrasikan informasi pribadi pengguna, seperti alamat email, nomor telepon, hingga alamat tujuan, ke dalam ekosistem layanan Meta. Dengan adanya sistem tersebut, pengguna tidak perlu lagi memasukkan data berulang kali saat melakukan pembelian pada layanan yang mendukung.

Pengembangan ini juga mencakup opsi bagi pengguna untuk mengelola metode pembayaran melalui Accounts Center yang terhubung dengan akun Meta milik mereka. Selain itu, terdapat wacana penyediaan fitur unduhan salinan data pembayaran sebagai bentuk transparansi pengelolaan informasi pribadi.

Meskipun informasi mengenai pengembangan ini sudah muncul, WhatsApp belum memberikan keterangan resmi terkait jadwal peluncuran maupun cakupan wilayah yang akan mendapatkan akses fitur tersebut. WABetaInfo menyatakan bahwa pengembangan ini merupakan bagian dari upaya integrasi informasi pembayaran yang lebih efisien, namun fitur tersebut belum dapat dianggap sebagai layanan pembayaran baru yang siap digunakan oleh seluruh pengguna Android secara luas, seperti yang dilaporkan pada Kamis (29/10/2026).

Fungsi Utama Fitur Pembayaran

Pengembangan menu khusus Payments dalam pengaturan WhatsApp diharapkan dapat memberikan pengalaman belanja yang lebih praktis. Berikut adalah beberapa poin penting terkait fitur yang sedang diuji coba tersebut:

  • Integrasi metode pembayaran melalui Accounts Center untuk mempermudah transaksi lintas layanan Meta.
  • Penyimpanan otomatis alamat pengiriman, nomor telepon, dan email untuk mempercepat pengisian formulir.
  • Kemampuan pengguna untuk memperbarui atau mengunduh salinan data pribadi yang tersimpan dalam sistem.
  • Penyederhanaan alur kerja pembayaran sehingga pengguna tidak perlu mengetik detail informasi secara berulang.

Hingga saat ini, pihak pengembang masih terus mematangkan sistem tersebut agar sesuai dengan ketentuan layanan dan regulasi di berbagai wilayah. Pengguna diharapkan untuk tetap memantau pembaruan resmi terkait ketersediaan fitur ini di masa mendatang.

Berita Terkait

YouTube Resmi Luncurkan Fitur Audio Multi-Bahasa, Dorong Jangkauan Global Kreator

redaksi

Domain Twitter.com Resmi Pensiun, Pengguna 2FA Wajib Perbarui Kunci Keamanan

redaksi

Chatbot AI dan Kesehatan Mental: Harapan Baru atau Ancaman Tersembunyi?

redaksi