News

Presiden Prabowo Rencanakan Pemberian Amnesti Warga Binaan Saat HUT RI

UPBERITA.COM – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan amnesti kepada warga binaan pemasyarakatan yang berusia di bawah 35 tahun pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang. Kebijakan ini merupakan langkah pemerintah untuk menekan tingkat kelebihan kapasitas di lembaga pemasyarakatan sekaligus memberikan kesempatan bagi narapidana muda untuk kembali ke masyarakat.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menjelaskan bahwa penerima amnesti tidak akan langsung dibebaskan begitu saja. Mereka diwajibkan untuk mengikuti program Komponen Cadangan (Komcad) terlebih dahulu sebagai bagian dari upaya pembentukan kedisiplinan setelah masa pemidanaan selesai.

Pemberian amnesti ini direncanakan sebagai bentuk apresiasi bagi narapidana yang dinilai kooperatif selama menjalani masa pembinaan. Pemerintah berharap melalui program ini, para warga binaan dapat memiliki keterampilan baru serta karakter yang lebih disiplin melalui pelatihan militer di bawah naungan Komcad.

Agus Andrianto juga menekankan pentingnya peran aktif warga binaan dalam mengikuti setiap prosedur pembimbingan yang diberikan oleh petugas di lapas agar memenuhi kriteria sebagai penerima hak tersebut. “Mudah-mudahan ada amnesti lagi yang kedua dari Pak Presiden, informasinya pada 17 Agustus nanti akan ada pemberian amnesti kepada warga binaan pemasyarakatan,” ucap Agus pada Senin, 29 Juni 2026.

Syarat Khusus Penerima Amnesti

Selain faktor kedisiplinan, kebijakan ini menjadi solusi strategis dalam mengatasi kepadatan di dalam lapas dan rutan yang berdampak pada kesehatan warga binaan. Program skrining kesehatan, seperti pemeriksaan tuberkulosis, juga kini tengah digencarkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di seluruh lapas di Indonesia sebagai upaya preventif. Penerapan amnesti yang dikaitkan dengan kewajiban mengikuti Komcad diharapkan menjadi transformasi positif bagi individu sebelum kembali ke masyarakat luas.

Berita Terkait

Wikipedia Bisa Diakses Normal Setelah Penuhi Kewajiban Pendaftaran PSE

redaksi

BMKG Jelaskan Penyebab Cuaca Panas Ekstrem di Jakarta

redaksi

Stok BBM RI Aman Meski Selat Hormuz Ditutup Iran

redaksi