Infotekno

RSCM Mencetak Sejarah Melalui Operasi Ginekologi Jarak Jauh Pertama di Indonesia

UPBERITA.COM – Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) berhasil mencatatkan sejarah dengan melakukan prosedur operasi ginekologi jarak jauh pertama di Indonesia menggunakan teknologi telerobotik. Tindakan medis inovatif ini dilakukan untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan melalui pembedahan yang lebih presisi, minim invasif, dan terintegrasi pada Kamis (10/9/2026).

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan RSCM, Bobi Prabowo, menjelaskan bahwa operasi tersebut dijalankan dari Kamar Operasi RSCM Kencana, Jakarta. Prosedur ini disiarkan secara langsung kepada para peserta yang menghadiri pertemuan tahunan Asia Pacific Association for Gynecologic Surgery (APAGE) ke-26 dan Indonesian Gynecological Endoscopy Society (IGES) ke-13 di Jimbaran Convention Center, Bali.

Bobi menuturkan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata dari transformasi layanan bedah di RSCM yang mengintegrasikan sistem robotik, kecerdasan buatan, dan telemedisin. Sebelumnya, rumah sakit tersebut telah sukses menerapkan teknologi serupa pada departemen urologi di tahun 2024, dan kini memperluas cakupannya ke bidang ginekologi.

Dr. dr. Herbert Situmorang, Sp.OG, Subsp.F.E.R, yang memimpin jalannya pembedahan tersebut menyatakan bahwa kesuksesan ini membuktikan kesiapan teknologi serta infrastruktur internet di Indonesia. Pembedahan dilakukan dengan jarak lebih dari 1.000 kilometer yang menghubungkan lokasi kongres di Bali dengan Kamar Operasi RSCM Kencana di Jakarta pada Kamis (10/9/2026).

Transformasi Teknologi Bedah Nasional

Penerapan teknologi ini menjadi bagian dari agenda besar pengembangan layanan bedah berteknologi tinggi di RSCM. Selain memperluas pilihan pengobatan bagi masyarakat, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana pertukaran pengetahuan klinis bagi tenaga medis di Indonesia.

Melalui keberhasilan prosedur tersebut, RSCM semakin memperkuat posisinya sebagai institusi rujukan nasional yang adaptif terhadap perkembangan dunia medis global. Inovasi ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kendala geografis bukan lagi penghalang utama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mutakhir bagi masyarakat luas.

Berita Terkait

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Verifikasi Usia dan Hapus Akun Anak di Bawah 16 Tahun

redaksi

Open AI Ungkap Ancaman Jangka Panjang Serangan Prompt Injection pada Peramban AI

redaksi

TikTok Dikabarkan Sedang Mengembangkan Fitur Transfer Uang Antar Pengguna

redaksi