Sehat

Gangguan Penglihatan Ternyata Bisa Menjadi Indikasi Adanya Tumor Otak

UPBERITA.COM – Gangguan penglihatan yang sering dianggap sebagai masalah mata rutin ternyata berpotensi menjadi indikasi adanya masalah neurologis serius di dalam otak. Kondisi medis ini memerlukan perhatian khusus karena mata berfungsi sebagai perpanjangan dari organ otak manusia.

Secara medis, sinyal visual yang ditangkap mata akan mengalir melalui saraf optik, kiasma optik, serta traktus optik sebelum akhirnya sampai ke korteks visual di lobus oksipital. Setiap gangguan pada jalur saraf tersebut, baik akibat tekanan, tumor, maupun kondisi vaskular, bisa muncul pertama kali sebagai keluhan penglihatan.

“Sinyal visual berjalan dari mata melalui saraf optik, kiasma optik, dan traktus optik sebelum mencapai korteks visual di lobus oksipital. Gangguan apa pun di sepanjang jalur saraf ini, baik karena tumor, peningkatan tekanan, atau kejadian vaskular, dapat pertama kali muncul sebagai keluhan penglihatan,” ujar Konsultan Bedah Saraf Rumah Sakit dan Pusat Penelitian Medis PD Hinduja, Dr. Abhijit G Warade, pada Sabtu (27/6/2026).

Meskipun demikian, berbagai tumor otak yang mempengaruhi penglihatan umumnya dapat ditangani melalui prosedur bedah. Intervensi yang tepat waktu sangat krusial untuk meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan serta pemulihan fungsi penglihatan pasien.

Jenis Tumor Penyebab Gangguan Visual

Terdapat beberapa kategori tumor otak yang memiliki kaitan erat dengan penurunan kualitas penglihatan, di antaranya:

  • Adenoma Hipofisis: Jenis tumor jinak yang sering kali tidak disadari pasien sejak dini, namun dapat menyebabkan kehilangan penglihatan secara bertahap.
  • Kraniofaringioma: Tumor kongenital yang dapat menyerang anak-anak maupun orang dewasa dan sering disertai dengan defisiensi hormonal.
  • Meningioma Sella atau Suprasella: Pertumbuhan tumor di area ini menekan jalur visual yang menyebabkan penglihatan kabur atau hilangnya pandangan perifer.
  • Glioma Jalur Optik: Tumor yang berkembang langsung pada jalur saraf penglihatan sehingga merusak transmisi sinyal dari mata ke otak.

Masyarakat diimbau untuk mewaspadai tanda-tanda bahaya neurologis, seperti hilangnya penglihatan secara mendadak, munculnya penglihatan ganda, atau kerusakan lapang pandang yang bersifat progresif.

Berita Terkait

10 Manfaat Luar Biasa Buah Semangka Bagi Para Lelaki

redaksi

Menu Sahur Kilat Kaya Gizi untuk Semangat Sepanjang Hari

redaksi

Bahaya “Cheat Meal” Akhir Pekan: Studi Ungkap Risiko Leaky Gut

redaksi