Infotekno

Pemerintah Amerika Serikat Batasi Peredaran Model AI Terbaru OpenAI

OpenAI

UPBERITA.COM – Perusahaan kecerdasan buatan OpenAI resmi membatasi distribusi model AI terbaru mereka, GPT-5.6, menyusul adanya instruksi langsung dari pemerintah Amerika Serikat. Kebijakan ini diberlakukan sebagai bagian dari pengetatan pengawasan terhadap pengembangan sistem AI canggih di negara tersebut.

Langkah ini diambil setelah Presiden Amerika Serikat mengeluarkan perintah eksekutif yang mewajibkan perusahaan teknologi untuk melaporkan model AI paling mutakhir kepada pemerintah. Laporan tersebut harus diserahkan setidaknya 30 hari sebelum produk resmi dirilis ke publik guna menjalani proses peninjauan keamanan.

Akibat aturan baru tersebut, akses terhadap GPT-5.6 saat ini hanya diberikan kepada mitra terbatas yang telah mendapatkan persetujuan dari pihak otoritas. Pembatasan ini mencakup tiga model utama, yaitu Sol sebagai varian tertinggi, Terra untuk kelas menengah, dan Luna sebagai versi terjangkau.

OpenAI secara resmi menyatakan ketidakpuasan mereka terkait regulasi tersebut melalui blog perusahaan. “Kami tidak meyakini bahwa proses akses pemerintah harus menjadi setelan jangka panjang. Aturan itu membatasi perangkat-perangkat terbaik untuk diakses pengguna, pengembang, perusahaan, pertahanan siber dan mitra global yang membutuhkannya,” demikian pernyataan OpenAI pada Jumat (26/6) lalu.

Dampak Regulasi Terhadap Inovasi

Penerapan aturan ini menciptakan tantangan signifikan bagi ekosistem AI di Amerika Serikat. Mantan penasihat AI Gedung Putih, Dean Ball, menyebut bahwa perintah eksekutif ini telah menciptakan rezim lisensi paksa yang berpotensi menghambat laju inovasi teknologi.

Selain hambatan bagi perusahaan lokal, para ahli menyoroti risiko tertinggalnya Amerika Serikat dalam perlombaan AI global dibandingkan negara lain seperti China. Ketiadaan standar keselamatan yang jelas dalam proses peninjauan ini dikhawatirkan akan memicu penundaan rilis yang berkepanjangan dan berdampak pada efektivitas investasi infrastruktur AI yang telah menghabiskan dana miliaran dolar.

Sebelumnya, perusahaan AI lain seperti Anthropic juga mengalami kendala serupa. Mereka terpaksa menghapus akses publik terhadap model AI canggih milik mereka, Fable 5, setelah pemerintah AS memerintahkan pembatasan akses bagi warga negara asing.

Berita Terkait

Pindah ke Claude? Ini Perubahan yang Perlu Anda Ketahui Saat Meninggalkan ChatGPT

redaksi

Google di Bawah Pengawasan Ketat Inggris: Ditetapkan Berstatus ‘Penguasa Pasar Strategis’

redaksi

Ketika AI Mulai Mencari Bintang Sepakbola

redaksi