UPBERITA.COM – Toyota Motor Corp. mencatatkan penurunan penjualan kendaraan global sebesar 7,2 persen menjadi 834.279 unit pada Mei 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data resmi yang dirilis perusahaan pada Senin (29/6) menunjukkan tren negatif ini telah berlangsung selama empat bulan berturut-turut di berbagai pasar internasional.
Pasar luar negeri menjadi penyumbang utama penurunan dengan angka mencapai 9,6 persen atau 715.898 unit. Di Amerika Serikat, penjualan hampir stagnan dengan penurunan tipis 0,6 persen menjadi 238.800 unit.
Kondisi yang lebih menantang terjadi di wilayah lain di mana penjualan di Timur Tengah anjlok hingga 38,6 persen menjadi 29.568 unit. Sementara itu, performa di pasar China mencatatkan penurunan signifikan sebesar 31,7 persen dengan total 102.299 kendaraan yang terjual.
Berbeda dengan tren global, pasar domestik Jepang justru menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 11,1 persen menjadi 118.381 unit. Permintaan yang kuat terhadap model terbaru seperti RAV4 dan bZ4X menjadi faktor pendukung utama kenaikan penjualan di Jepang pada Selasa (30/6).
Data Produksi dan Tren Pasar
Selain angka penjualan, Toyota juga melaporkan penurunan produksi global sebesar 5,5 persen menjadi 765.470 mobil. Ini merupakan penurunan pertama yang dialami produsen otomotif tersebut dalam tiga bulan terakhir.
Produksi di luar negeri tercatat merosot 9,4 persen menjadi 514.882 kendaraan. Sebaliknya, output domestik di Jepang justru mengalami peningkatan sebesar 3,7 persen menjadi 250.588 unit, yang didorong oleh peluncuran sejumlah model kendaraan baru di dalam negeri.
